Kuliner : Berburu Masakan Jawa Timur di Purwokerto

Meski tidak mudah menemukan masakan Jawa Timur di Purwokerto, ternyata ada sebuah tempat yang sangat direkomendasikan oleh Bapak saya. Sabtu kemarin, saya diajak oleh Bapak makan di sana, kebetulan Ibu sedang ke luar kota, jadi saya pun ngedate ala bapak dan anak, kemana lagi kalau bukan makan tujuannya karena tidak ada yang masak di rumah. Tempat itu adalah Rumah Makan Sukorejo (tidak buka cabang) berlokasi di Jl. HM. Bachroen No.1 Purwokerto, dari Pasar Wage terus ke timur ke arah Mersi, tepat di perempatan RS Sinar Kasih, belok kanan (arah berkoh), bangunannya sebelah kanan jalan.

Tidak susah dicari karena palang tandanya cukup terlihat

Tidak susah dicari karena palang tandanya cukup terlihat

tampak depan

Tampak depan

tampak dalam

Penampakan di dalam rumah makan

Makanan yang dijual hampir semuanya khas Jawa Timur karena pemiliknya memang asli dari sana, tidak tahu pasti daerahnya, namun kalau dilihat nama rumah makannya ada kemungkinan pemilik berasal dari Pasuruan, karena Sukorejo adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan penuturan Bapak yang sudah menjadi pelanggan, rasa makanannya sangat enak. Favorit Bapak adalah soto lamongan, namun Bapak sering menyebutnya soto ember karena porsinya yang cukup jumbo, sebaiknya jika ingin memesan menu ini siapkan perut dalam kondisi benar-benar kosong dan lapar.

daftar makanan

Menu makanan sudah dijamin halal oleh pemilik

daftar minuman

Ada menu minuman “jamu” nya juga

Kami memesan nasi rawon daging sapi, nasi soto lamongan kesukaan Bapak plus lauk tambahan dan minuman standar, teh manis.

Soto Lamongan

Nasi soto Lamongan

Rawon

Nasi rawon

Lauk tambahan

Lauk tambahan yang sangat menggoda (saya)

Setelah menjajal nasi rawon dan soto lamongannya, saya rasa keterangan dari Bapak memang valid. Rasanya enak dan khas Jawa Timur sekali, terutama soto lamongannya, sedikit berbeda dari soto lamongan yang pernah saya coba. Rumah makan ini buka dari pukul 07.00 hingga sore, tetapi biasanya jam tiga sudah tutup persediaan menunya habis. Saran saya, datang ke sini lebih baik pagi atau sebelum jam makan siang, karena kalau siang sangat ramai. Ada yang unik di rumah makan ini, yaitu pengunjung harus makan di tempat, artinya kita tidak bisa memesan untuk dibungkus atau take away. Rumah makan ini bisa menjadi pilihan alternatif ketika sedang bosan makanan Banyumas atau makanan-makanan mainstream lainnya, harganya pun tidak terlalu menguras kantong, berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 25.000. Selamat mencoba!

Advertisements

About dikabeast

A complex mind in plain personality
This entry was posted in Article and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Kuliner : Berburu Masakan Jawa Timur di Purwokerto

  1. Masdim says:

    kira kira kenapa ya gaboleh dibawa pulang..

    Tulisan yg bagus mas 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s