Lebaran dan Euforia Mudik, Singgah Sejenak di Glagah

Yang sudah pasti selalu dilakukan ketika lebaran? Perjalanan mudik dan kembali ke rumah. Ya, sejak berumur 3 tahun, sedari masih punya satu adik hingga saat ini sudah menjadi 4 bersaudara gede-gede pula, kebiasaan itu masih selalu menjadi bagian agenda keluarga kami ketika lebaran. Mulai dari menggunakan kendaraan umum (travel, kereta api) hingga mengendarai kendaraan sendiri yang dulu terasa luas namun sekarang terasa sempit sekali karena kami berempat ukurannya sudah berbeda, belum lagi ditambah barang bawaan mudik. Saya yang berdomisili di Bandung dan salah satu adik saya yang berdomisili di Jogjakarta pun memilih untuk pulang dahulu ke rumah untuk mudik bersama keluarga daripada harus langsung ke Klaten, walaupun secara akses kami jauh lebih mudah jika langsung saja, menggunakan kereta api. Tetapi bukan itu yang saya cari, somehow perjalanan mudik itu ngangenin dan menyenangkan. Saya seperti dipaksa untuk kembali mengenang masa-masa kecil dan bercengkrama dengan adik-adik saya lebih banyak karena sudah 6 tahun terakhir saya jarang berada di rumah. Bernyanyi bersama, saling ejek, berebut makanan, berebut bantal dan berebut gadget pun menjadi aktivitas yang menyebalkan sekaligus melegakan. Terkadang Bapak memutarkan lagu anak-anak yang dulu sering saya dan adik-adik saya dengarkan, ah salah satu surga dunia rasanya bisa merasakan kembali kenangan semacam itu. Benar kata orang, bahagia itu mungkin sederhana, sesederhana melakukan perjalanan mudik bersama keluarga. AlhamduliLlaah.

Super(unique) Mom feat super(jumbo) Dad *hug*

Ki-Ka : Mamake, Cici [4th], Reza [2nd], Yaya [3rd]

Lebaran terakhir kemarin pun tidak jauh berbeda, saya dan keluarga melakukan perjalanan ke Klaten dan kembali ke Purwokerto. Sebelum mudik, saya dan adik saya yang paling bungsu sudah merencanakan untuk mengeksplorasi Jogjakarta khususnya pantai di Gunung Kidul, ingin sekali rasanya menyambangi Gunung Kidul lagi. Begitulah Jogjakarta, tak akan pernah ada kata bosan untuk mengunjunginya apalagi daerah-daerah pinggiran, aih keindahan alamnya tidak perlu ditanya. Namun sayang, hingga hari terakhir berada di Klaten, kami belum sempat merealisasikannya. Rencana itu harus kandas karena kesibukan kami yang harus mengikuti jadwal padat silaturahim lebaran, inginnya kabur tetapi tidak semudah itu dapat izin dari Ibu.

Minggu (11/8) kami melakukan perjalanan kembali ke Purwokerto karena esok harinya Bapak sudah masuk kantor. Setelah berpamitan dengan keluarga di Klaten, kami berangkat menjelang siang hari. Kami memutuskan untuk melewati jalur ring-road selatan Jogjakarta untuk menghindari kemacetan arus balik. Dalam perjalanan sering sekali ditemui palang penunjuk arah menuju pantai, karena adik bungsu saya yang merengek ingin sekali melihat laut akhirnya Bapak dengan senang hati membawa kami menuju pantai. Kebetulan petunjuk arah terdekat setelah kami memutuskan untuk ke Pantai adalah, Glagah. Sebuah pantai di daerah Kulon Progo Jogjakarta yang dikenal karena ada pemecah ombaknya.

Sepekan menjelang 17 Agustus

Pemecah ombak. Damai banget liatnya

Dari sisi pemecah ombak

Langit berhiaskan layang-layang

Ada kolam renangnya juga lho! Kolam seadanya haha

Sesampai kami di Glagah, saya bersama ketiga adik saya langsung sumringah menyusuri kawasan pantai hingga lokasi pemecah ombak. Teriknya matahari sama sekali tidak menyurutkan langkah kami, namun memang, karena masih suasana libur keadaan di sana sangat padat akan manusia membuat kami merasa sedikit kurang nyaman. Berjalan pun sampai harus berdesakan tetapi untung saja masih dapat spot gambar yang lumayan sepi. Setelah puas berjalan-jalan dan membeli jajanan bakso goreng, kami menyempatkan untuk beristirahat sejenak di warung sekitar pantai dan menghabiskan 2 buah kelapa muda. Sekitar pukul 4 sore kami kembali melanjutkan perjalanan ke Purwokerto. Raut wajah adik bungsu saya terlihat sangat bahagia semacam menyiratkan pesan “akhirnya ke laut juga walau sebentar!”. Yeaaay, what a day! 😀

Advertisements

About dikabeast

A complex mind in plain personality
This entry was posted in Sharing and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s