Kuliner : Mencicipi Sushi(Tei)

Agaknya artikel ini sudah (sangat) basi untuk dipublikasikan, namun rasanya sayang sekali jika tidak dibagikan. Sekitar tiga bulan yang lalu saya bersama seorang teman (yang kamarnya terletak satu lantai di atas kamar saya) menyempatkan untuk berkuliner yang merupakan salah satu kesamaan hobi kami. Sore hari sebelumnya, kami yang beberapa sore terakhir saat itu (khususnya weekend) sedang mengikuti acara reality show kompetisi masak memasak di salah satu stasiun televisi swasta tanah air yang memang sedang booming, kami menonton acara tersebut dan kebetulan bahan baku yang digunakan di episode tersebut salah satunya ikan salmon. Ya, ikan salmon yang terlihat cukup segar dan menggoda, membuat kami menelan ludah berkali-kali bahkan sebelum ikan tersebut selesai dimasak. Singkat cerita, kami tergoda untuk sedikit merogoh kocek untuk memuaskan hasrat untuk menggoyang lidah dengan ikan salmon. Pilihan kami jatuh pada Sushi. Kami memutuskan untuk hunting sushi keesokan harinya.

Tempat yang kami tuju adalah Sushi Tei, sebuah restoran sushi yang cukup terkenal dan sangat laris. Ini pertama kalinya saya mencoba restoran Sushi Tei. Biasanya ketika kebelet makan sushi saya selalu mencari tempat yang praktis di pinggir-pinggir jalan. Teman saya sudah cukup sering makan di sana, she suggested that place! Sushi Tei yang ada di Bandung terletak di Jalan Sumatra no 9. Dekat perlintasan kereta api. Dilihat dari luar tempatnya biasa saja, namun ketika masuk, interiornya cukup nyaman dan cozy serta sedikit terkesan lux. Kami sampai di sana sekitar jam 19.00 (ba’da magrib), sekedar informasi kami harus mengantri untuk bisa menikmati makanan di sana karena memang tempat ini sangat banyak pengunjungnya. Andaikan kami terlambat beberapa menit saja kami akan menunggu lebih lama bahkan bisa sampai berjam jam. Untunglah tidak sampai 15 menit kami menunggu, sudah bisa masuk. Untuk pilihan tempat duduk, ada yang biasa (order makanan terus diantar) ataupun yang kita bisa ambil sendiri makanannya (si makanannya muter-muter gitu, entah apa namanya). Kami order beberapa jenis sushi, dan pastinya salah satu dari yang kami pesan adalah salmon sushi. Di sana makanan terbagi-bagi jadi beberapa kasta tergantung warna piringnya, misalnya kalo piringnya warna biru berarti harga seporsinya Rp 12.000,00 kalau yang warna hitam beda lagi, yang silver beda lagi. Unik ya! Selain salmon kami juga order yang tuna, krab (*apalah namanya lupa) nah kalo kran-kraban ini luarnya ditaburi telur ikan gitu, dan jellyfish (ubur-ubur). Seingat saya itu bahan dasarnya, nama menunya lupa kan udah lewat tiga bulan. Nah minumannya yang kami order ya cukup ocha (teh jepang), yang gratis! 😀

Untuk rasanya? Wah nggak perlu ditanya lagi…oishii desu pokoknya! Boleh sekali-kali dicoba. Ini juga baru pertama kalinya saya makan ubur-ubur,hahahaha enak dan seger 🙂

What we ordered

Yang dilumurin telor ikan

Jellyfish :p

Tunanya nyembul minta dimakan!haha

Dan masih banyak menu lain yang patut dicoba!:)

How much we’ve spent

Advertisements

About dikabeast

A complex mind in plain personality
This entry was posted in Article and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s